Apa itu Kerajinan?, dalam bahasa inggris disebut sebagai Craft. Craft memiliki arti mengolah atau membuat. Jadi pembuatnya disebut sebagai Crafter. Dalam bahasa Indonesia, Crafter artinya perajin alias pembuat kerajinan. Jadi kerajinan memiliki arti sebagai “sebuah proses pembuatan atau pengolahan dan percobaan” dan bisa juga memiliki arti “hasil akhir dari proses pembuatan maupun pengolahan”.

Sebagai contoh, Handicraft berarti kerajinan tangan. Sebuah produk yang dihasilkan dari proses pembuatan langsung oleh tangan dengan ketelitian serta kesabarannya dalam membuat, didalamnya ditambahkan unsur seni, keindahan, kemewahan hingga unsur imajinasi dari pembuatnya. [Baca juga catatan desain produk kerajinan]

Hasil Produk Kerajinan

Apakah hasil produk yang diproduksi dengan skala banyak (penggandaan) alias mengalami industrialisasi produk tidak bisa disebut sebagai sebuah hasil kerajinan? Tidak juga. Karena proses penggandaan atau fabrikasi dari sebuah produk kerajinan sebelumnya juga dibangun maupun dibuat melalui proses pengolahan serta riset yang dilakukan oleh perajinnya, dan banyak diantaranya dilakukan oleh kemampuan tangannya.

Maka segala hal yang memiliki proses pengolahan atau pembuatan dan didalamnya terdapat sisi kreativitas, seni, budaya maupun tradisi baik modern maupun klasik, maka bisa disebut sebagai kerajinan. Seperti proses desain produk, itu merupakan sebuah hal “kerajinan” dalam membangun kerangka untuk memproduksi atau menciptakan sebuah produk.

Contoh lainnya, produk resep makanan siap saji. Produk resep siap saji ini sebelum akhirnya mengalami penggandaan hingga terkemas ke dalam saset ataupun botol, melalui terlebih dahulu proses percobaan, pengolahan hingga pembuatan. Inilah yang disebut sebagai kerajinan, sebuah proses panjang yang biasa disebut sebagai desain produk. Proses kerajinan ini biasanya dilakukan oleh bagian riset dan pengembangan, dalam bahasa Inggris biasa diistilahkan sebagai RnD (Research and Development).

Maka menilik arti dari Kerajinan, maka hampir semua hal merupakan produk kerajinan. Begitu juga seperti proses pembuatan sebuah web, didalamnya dibutuhkan proses desain, proses alur bisnis hingga proses pembuatan halaman desain menjadi tampilan web dan pemrograman didalamnya. Bahkan pembuatan Papan Permainan atau disebut juga Board Game juga merupakan sebuah produk hasil kerajinan dari pembuatnya.

Begitu juga dengan pembuatan dekorasi rumah baik interior maupun eksteriornya, merupakan sebuah produk dari hasil kerajinan. Bahkan rumah atau bangunan yang kita tempati merupakan sebuah hasil produk kerajinan.

Kesimpulan Apa itu Kerajinan?

Jadi, kerajinan tidaklah terpaku pada produk yang dibuat berdasarkan pembuatan tangan semata maupun produk yang tidak digandakan. Kerajinan merupakan sebuah proses pembuatan, pengolahan hingga percobaan dan kemudian menghasilkan sebuah produk. Yang membedakan antara produk kerajinan dan produk industri kerajinan adalah produk hasil kerajinan tersebut dijadikan produk massal atau memang hanya produk terbatas.

Beberapa produk terbatas seperti lukisan, patung pahat, ukiran kayu dan sejenisnya. Sementara produk massal seperti asbak kaca atau keramik, gelas, piring, undangan dan sejenisnya.

Kita tidak bisa membatasi dengan mengklaim bahwa produk massal sudah pasti bukan produk kerajinan, karena faktanya proses pembuatan hingga tercipta produk sebelum dibuat massal, produk tersebut mengalami proses kerajinan terlebih dahulu. Maka semua ini kembali pada masalah selera, idealisme ataupun kemampuan. Ingin tetap memegangi idealisme membuat kerajinan terbatas atau kerajinan massal (industri)? Pilihan Anda masing-masing.

Ditulis oleh Kika Syafii.

2 KOMENTAR

  1. Saya tinggal di kota kecil, ponorogo jawa timur. Kebetulan saya punya kelompok kerajinan rumahan,anggotanya ibu2 yg punya hoby di bid.craft. Grup kami namanya PCC (ponorogo craft community).kebetulan jg saya ditunjuk sbg ketuanya.setiap bulan sekali kami kumpul,acaranya saling memberi ilmu…atau demo membuat sesuatu sesuai keahlian masing2..dan alhamdulillah kelompok kami sdh berdiri -+5bulan ini…
    Para anggota masing2 sdh punya fb (face book)…perkumpulan kami pun berawal kenal juga dr fb…hingga akhirnya terbentuklah grup PCC ini.
    Kendala kami adalah pada pemasaran produk…meski kami masing2 sdh punya fb, tapi masih kesulitan karena banyaknya saingan….untuk itu..kami mohon saran bagaimana cara memasarkan produk2 kami supaya bisa dikenal banyak orang ? Dan bisa meningkatkan income ?..
    Karena sbgian anggota kami adalah ibu2 muda produktif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here