Kreasi Kreatif Dua Pelajar SMAN 2 Banguntapan Sulap Sampah Plastik Jadi Kerajinan Unik nan Cantik

YOGYA – Sejumlah Lampion dan lampu hias berjajar terpajang di salah satu stand pameran 10th Global RCE Conference, di Grha Sabha Pramana UGM, Rabu (23/11/2016).

Sekilas, tidak ada yang menyangka bahwa lampion-lampion tersebut berbahan dasar dari sampah sendok plastik. Bentuknya cantik mirip bunga yang akan bermekaran.

Lampion tersebut merupakan karya Vera Wahmawati (17) dan Ruth Berliane Mega Sonia (16) siswi SMA N 2 Banguntapan, Bantul.
Melalui program ekstrakurikuler, kedua siswi bersama rekan-rekannya mencari ide untuk mengolah sampah agar lebih bermanfaat.
“Karena sekolah kita Adiwiyata Mandiri maka kita juga didorong untuk mendaur ulang sampah,” jelas Vera.
Vera menjelaskan bahan-bahan yang diperlukan hanyalah sendok plastik bekas, toples bekas, lampu, lem dan kabel.

Menurutnya, kesulitan yang dialami adalah harus sabar dan telaten ketika merekatkan sendok ke toples. Jika tidak konsentrasi maka tidak akan membentuk pola yang indah.
“Harus telaten karena rumit,” jelasnya.

Sedangkan untuk pengumpulan sampah sendiri mereka berdua mengaku tidak begitu kesulitan. Berkat bantuan dari teman-teman ekstrakurikuler lain seperti Pecinta Alam, sampah dapat dengan mudah diperoleh.
“Selain itu, sampah-sampah yang ada di kelas dan laci di kumpulkan, diambil dan dipisah,” tambah Ruth.
Ruth menambahkan, selain sebagai bentuk sadar akan kelestarian lingkungan, kreativitas ini juga menguntungkan.

Sebab, dirinya tidak perlu lagi merogoh uang jajan untuk membeli lampion sebagai lampu tidur.
“Ketimbang beli mahal-mahal buat lampion lampu tidur rumah lebih baik memanfaatkan barang bekas,” jelasnya. (*)

 

sumber : http://jogja.tribunnews.com

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: