Apa itu seni? Mungkin jawabannya akan berbeda-beda setiap manusia. Seni bisa dari apa saja sketsa, menyanyi, lukisan, bahkan memasak, semua bisa merupakan sebuah karya seni.

Berbicara tentang seni rupa, dunia telah melihat banyak seniman besar, seperti Pablo Picasso, Leonardo Da Vinci dan Paolo Uccello, yang telah mengubah kanvas menjadi karya seni yang luar biasa.

Tapi ada beberapa orang yang tidak ingin pekerjaan mereka harus dibatasi dalam lembaran kertas atau kanvas.

Mereka membutuhkan sesuatu yang lebih besar, sesuatu yang besar untuk menampilkan bakat dan emosi mereka. Selain itu mereka ingin menyampaikan pesan sosial yang kuat yang tidak bisa dilakukan dengan menjaga karya seni di galeri atau museum.

Sehingga mereka membuatnya di jalan-jalan. Mungkin kita mengenalnya dengan seni jalanan atau street art. Seperti apa saja sih seni jalanan itu?

1. Sculptures

Patung-patung yang biasa kita lihat dengan bahan seperti tanah liat, batu, logam, keramik, atau bahan lainnya yang diukir dengan cara kreatif. Bahan yang dapat dibentuk, diukir, bahkan dilas.

Jenis seni ini sering dikaitkan dengan hal keagamaan dan politik. Budaya mediterania kuno, India, dan China, adalah beberapa budaya yang memiliki sejumlah besar patung yang diawetkan sampai sekarang.

Yunani Kuno dikenal menjadi tempat di mana tradisi patung barat dimulai. Ketika patung berharga ditampilkan di luar sebuah museum, kuil atau di mana saja dari mana masyarakat lokal dapat melihatnya, dibutuhkan bentuk seni jalanan. Pelopornya yaitu Tejn, seorang seniman Denmark dikenal untuk melampirkan patung dengan furniture publik menggunakan rantai, kunci sepeda atau hal-hal serupa. Teknik ini disebut “Lock On”.

2. Wheatpaste

Wheatpaste, seperti namanya, seni ini melibatkan penggunaan pasta terdiri dari tepung. Ini adalah teknik yang seniman jalanan yang gunakan untuk memasang gambar yang rinci. Seperti membuat poster, gambar dan lukisan di atas kertas yang dapat menempel di jalan-jalan menggunakan pasta ini.

Teknik ini cepat, mudah, efektif dan murah. Itu sebabnya seniman di seluruh dunia menggunakan metode ini untuk menampilkan atau mempromosikan karya dan ide-ide mereka kepada publik.

JR adalah seniman jalanan populer yang menggunakan wheatpasting dan menggabungkan pernyataan politik yang kuat melalui potret besar dan mural. Namun, banyak seniman lain menggunakan wheatpasting untuk mempromosikan konser dan pertunjukan mereka.

3. Poster

Poster di jalanan mungkin sudah sering kita jumpai. Poster ini dapat dibuat dengan tangan atau bisa juga secara grafis yang dicetak pada lemaran kertas. Beberapa poster yang agak lucu sementara yang lain dapat informatif. Banyak orang percaya bahwa jalanan akan menjadi tempat yang membosankan tanpa poster berwarna-warni, namun poster ini adalah ilegal dan tidak dianggap sebagai bentuk seni kontemporer

4. Proyeksi video

Proyeksi video telah muncul sebagai bentuk interaktif dari seni jalanan akhir-akhir ini. Dalam teknik ini proyeksi video yang dibuat pada dinding atau bangunan membentuk gambar yang menarik dan animasi. Sebuah perusahaan yang berbasis di Jerman “Urbanscreen” bekerja pada proyeksi video dari beberapa tahun terakhir dan memiliki sekelompok seniman jalanan dan arsitek sebagai anggotanya. Selain itu juga di India, di India Gate, New Delhi, proyeksi video yang dibuat baru-baru ini sangat populer. Proyeksi video yang benar-benar menarik untuk ditonton.

5. Sticker art

Bentuk seni jalanan menggunakan stiker untuk menampilkan pesan atau gambar yang umumnya terkait dengan agenda politik. Stiker seni juga digunakan untuk mengomentari masalah atau kebijakan. Stiker dapat dicetak dengan biaya yang sangat minimal dan juga mudah untuk menempatkan di tempat umum. Hal ini telah membuat seni jalanan ini cukup populer di akhir-akhir dan banyak seniman jalanan menggunakan ini untuk menampilkan karya mereka.

6. Grafiti

Bentuk seni jalanan yang dibuat dengan cat semprot dan spidol, bisa jadi hanya untuk menampilkan seni atau mungkin berisi pesan sosial yang serius. Sebagian besar seniman grafiti bekerja secara anonim dan meninggalkan inisial mereka bersama dengan karya mereka di dinding-dinding. Grafiti diketahui ada sejak zaman Mesir kuno, Yunani kuno, dan Kekaisaran Romawi dan masih dapat ditemukan di banyak tempat di seluruh dunia.

7. 3D street art

3D street art atau seni jalanan tiga dimensi bukanlah seni yang telah muncul dalam beberapa tahun terakhir. Seni ini muncul pada 1980-an ketika Kurt Wenner menemukan bentuk luar biasa dari seni jalanan yang dapat dilakukan dengan kapur atau cat dan secara mengejutkan berhasil dalam menciptakan ilusi optik di mata pemirsa sehingga lukisan tampak seperti nyata atau timbul.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here