Ungaran – Buat penggemar sepeda motor tua dan antik, tentu mengenal Matchless tahun 1941, BSA, Norton Sparta dan Harley Davidson tipe WL. Yang di masa sekarang harganya bisa ribuan kali lipat dari harga dulunya.

Seorang penggemar tentu mengimpikan bisa menunggangi dan melakukan perjalanan dengan sepeda motor idamannya. Begitu juga Yudi Wahyudi, seorang penggemar sepeda motor tua dan antik dari Ungaran. Dia begitu bangga memiliki dan menaiki sepeda motor tua jenis Matchless tahun 1941.

Dari kegemarannya itu, terbersit ide membuat miniatur sepeda motor Matchless 1941 miliknya sebagai antisipasi akan kepunahan kendaraan sepeda motor tersebut. Sepeda motor-sepeda motor keluaran baru sudah mendominasi jalan raya, oleh karenanya Yudi tidak ingin sepeda motor antik yang berharga tersebut hilang tanpa ada yang mengenali bentuknya lagi.

Yudi membuat Matchless 1941 miliknya ke dalam bentuk miniatur lengkap dengan Sidecar-nya selama dua bulan lamanya. Tidak diduga, hasil karya miniaturnya ini menarik perhatian banyak teman dan relasi. Maka selanjutnya ia pun membuat miniatur sepeda motor dari merek serta jenis lain.

Maka sepeda motor tua dan antik lainnya seperti BSA, Norton Sparta, HMW Ariel dan Harley Davidson tipe WL pun seketika berubah ukurannya. Melalui ketrampilan tangannya, berbagai jenis sepeda motor tua dan antik pun menjadi miniatur yang bisa dijadikan koleksi maupun pajangan.

Hasil karya Yudi memang memiliki kualitas produk istimewa, serta memiliki kehalusan sentuhan dari ketelitian seninya. Begitu juga dengan detil-detil sepeda motor antik tersebut tidak luput dikerjakan dengan seksama oleh Yudi. Rata-rata ukuran miniatur sepeda motor tua buatannya menggunakan skala 1:5.

“Saya sengaja membuatnya dengan skala 1:5 agar semua detil dari miniaturnya tersebut bisa dinikmati”, kata Yudi saat dihubungi Kerajinan.ID.

Yudi juga aktif di komunitas pengguna dan penggemar sepeda motor tua di Ungaran dan seputaran Semarang. Dari mulut ke mulut perlahan hasil karya Yudi bisa dikenal oleh anggota komunitas sepeda motor lainnya. Hingga perlahan pesanan pun mengalir deras ke meja produksi.

Berkembangnya media internet pun dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh Yudi untuk memasarkan hasil karya miniatur sepeda motor antiknya ini. Melalui internet hasil karyanya mulai dikenal secara nasional.

“Banyak rekan penggemar sepeda motor tua memesan miniatur kepada saya, disamping karena belum mampu membeli sebab dana terbatas, juga bisa karena sepeda motor yang diinginkannya sudah sulit ditemukan”, cerita Yudi panjang lebar sembari memamerkan foto-foto hasil karyanya.

Harga miniatur sepeda motor ini dipatok pada kisaran 1 hingga 2 juta per buah. Harga bisa naik bila ada tingkat kesulitan yang tinggi dengan lama pengerjaan rata-rata antara 2 hingga 3 minggu. Bahan baku yang digunakan berupa besi, karet dan resin. Namun Yudi memastikan untuk saat ini hanya melayani pesanan jenis sepeda motor klasik saja.

Gimana, tertarik memesan? Hubungi Yudi di halaman direktori bisnis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here