Wisata Gerabah Pak Poyo di Borobudur Magelang

Wisata Gerabah Pak Poyo

Berkunjung wisata ke Borobudur, belumlah lengkap bila tidak sekaligus mengunjungi tempat wisata gerabah Pak Poyo (Pottery) dan beberapa tempat wisata lainnya di Borobudur – Magelang.

Magelang memang terkenal sebagai kota candi. Selain Candi Borobudur yang termasyhur, terdapat juga Candi Mendut dan candi-candi lainnya. Dan disanalah muncul banyak lokasi wisata lain mengelilingi.

Beberapa tempat menarik untuk dikunjungi selain candi di Magelang seperti Desa Bahasa Borobudur, Wisata Edukasi Gerabah Pak Poyo dan Kopi Luwak Pawon, Griya Lebah dan banyak lagi.

Wisata Gerabah Pak Poyo

Kali ini penulis ingin mengulas tentang wisata gerabah Pak Poyo yang terkenal, yang bahkan sering dikunjungi artis. Ketika penulis sampai di tempat gerabah Pak Poyo, penyanyi Raisa baru selesai dari sana.

Tempat wisata gerabah Pak Poyo ini terletak di dusun Klipoh desa Karanganyar. Sangat unik, karena masyarakat disini menekuni kerajinan gerabah sejak puluhan tahun lalu, sementara masyarakat desa lain sibuk bertani.

Selalu Ramai

Pak Poyo, merupakan salah satu pengrajin yang selalu menerima kunjungan wisatawan ke rumah sekaligus tempatnya berkegiatan kerajinan.

Hampir setiap hari, rumahnya dikunjungi wisatawan untuk belajar membuat gerabah. Tidak hanya dari Magelang namun juga dari kota – kota lain sekitar Magelang, bahkan dari Jakarta dan luar jawa.

Para pengrajin yang ada di tempat Pak Poyo dengan ramah melayani semua wisatawan saat datang baik untuk belajar maupun membeli. Banyak produk gerabah keren yang bisa dijadikan souvenir.

Wajib Kunjung

Buat wisatawan yang ingin memberikan edukasi kepada anak-anaknya sangat wajib untuk mengunjungi dusun Klipoh desa Karanganyar di wilayah Borobudur Magelang ini.

Dan ketika sudah selesai berpraktek atau belajar bikin gerabah di Pak Poyo, hasilnya bisa dikirimkan ke tempat menginap. Seperti penulis yang nginap di Hotel Gopalan, dan paginya hasil kerajinan diantarkan kesana.

Selain belajar membuat gerabah di Pak Poyo, kita juga bisa mendengarkan cerita sejarah perjalanan kerajinan gerabah atau tembikar dari sejak dulu hingga sekarang.

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on pinterest
Pinterest

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: